PEBEDAAN IJIN HOTEL
1. perbedaan antara Ijin Hotel Melati & Ijin Guest House? 2. Cakupan Ijin Hotel Melati ? 3. Cakupan Ijin Guest House?
Tanggapan :
Yth Saudara/i Mala Mengenai Pertanyaan saudara/i tersebut dapat kami jelaskan sebagai berikut : HOTEL MELATI ïƒ Perda No. 24 Tahun 2001 ïƒ ialah suatu usaha komersial yang menggunakan seluruh atau sebagian bangunan yang khusus disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan. GUEST HOUSE ïƒ Guest House adalah sebuah tempat yang di bangun untuk penginapan, perbedaan yang mendasar dengan hotel adalah disini biasanya para pengelola menawarkan untuk sewa kamar harian dan bulanan. Konsep hampir seperti tempat kost pada umumnya tetapi ada petugas kebersihannya dan mempunyai fasilitas lengkap seperti hotel dengan harga yang relatif murah. Intinya guest house sangat cocok untuk transit atau tempat singgah bila ada sanak keluarga yang mempunyai acara. Guest House : sebuah kediaman pribadi dengan sedikit akomodasi untuk menginap, terkadang dibatasi oleh peraturan residensial biasanya menyediakan sarapan yang termasuk dalam biaya kamar, tapi tidak dengan makanan lain todak berlisensi untuk menyediakan minuman beralkohol secara komersial (http://id.termwiki.com/ID:guest_house) Guest House, sejenis akomodasi yang dimiliki oleh perusahaan, instansi pemerintah / swasta yang diperuntukan bagi para tamu-tamunya yang menginap dan mendapatkan fasilitas makan, minum serta pelayanan lainnya yang disediakan secara sederhana dan gratis atau ditanggung perusahaan / instansi yang mengundangnya, tetapi bila guest house ini dimilki oleh perusahaan swasta yang dibuka untuk umum maka sifatnya sama dengan hotel yaitu bertujuan untuk mencari keuntungan hanya pelayanannya yang secara sederhana.
( http://pariwisatadanteknologi.blogspot.com )
Ijin Hotel Melati : *) Untuk memperoleh Ijin Prinsip mendirikan usaha Hotel Melati permohonan diajukan secara tertulis di atas kertas bermaterai sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada Walikota melalui Dinas Perijinan Kota Denpasar dengan melampirkan : a. KTP / Surat Keterangan Domisili ; b. Akte Pendirian Perusahaan bagi yang berbadan hukum ; c. Bukti hak milik / penguasaan hak atas tanah ; d. Data Hotel Melati yang direncanakan akan dibangun ; e. Persetujuan Penyanding diketahui Kepala Desa/Lurah dan disahkan Carnat setempat dimana lokasi tersebut berada ; f. Gambar rencana bangunan dan peta lokasi bangunan ; g. Salinan UKL / UPL; h. Salinan Sertifikat Tanah i. Salinan KTP / Keterangan Domisili j. Wajib UKL/UPL bagi yang memiliki jumlah kamar >= 15 kamar *) Untuk mendapatkan ijin usaha Hotel Melati permohonan diajukan secara tertulis kepada Walikota melalui Dinas Perijinan Kota Denpasar dengan melampirkan : a. Salinan Ijin Prinsip; b. Salinan Ijin Mendirikan Bangunan; c. Salinan Ijin Undang-undang Gangguan (HO) dan Surat IjinTempat Usaha (SITU); d. Data fasilitas Hotel Melati yang bersangkutan; e. Salinan Bukti Pelunasan PBB dan PHR tahun terakhir. *) Permohonan pendaftaran ulang Ijin Usaha ditujukan kepada Walikota melalui Dinas Pariwisata dengan melampirkan : a. Ijin usaha yang telah dimiliki sebelumnya ; b. Tanda bukti pembayaran pajak terakhir ; c. Laporan perkembangan usaha Hotel Melati ; d. Salinan Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) dan salinan ijin Undang-Undang Gangguan (HO) yang masih berlaku; e. Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan lingkungan; f. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa usaha masih tetap beroperasi, tidak mengalami perubahan atau tidak terdapat perluasan tempat usaha serta tidak mengalami pindah lokasi dan atau pindah kepemilikan. untuk ijin usaha guest house sampai saat ini belum memiliki regulasi. demikian terima kasih
Wednesday, November 18, 2015
Wednesday, November 11, 2015
PEMASARAN HOTEL GUEST HOUSE PENGINAPAN
PEMASARAN HOTEL GUEST HOUSE PENGINAPAN
Bagi pengusaha Hotel yang serius mengembangkan bisnis Hotel, mereka menyadari bahwa aktivitas pemasaran dan promosi usaha Hotel harus dilakukan lewat berbagai cara untuk mencapai kesuksesan. Di halaman ini, kami akan memberikan 50 cara mempromosikan usaha Hotel agar usaha Hotel tersebut mencapai kesuksesan.
Paket Website Informatif
Namun sebelum kami menjelaskan lebih jauh, izinkan kami memberikan penjelasan sedikit tentang Strategi Pemasaran. Pemasaran (menurut Wikipedia) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):
1. Tempat yang strategis (place),
2. Produk yang bermutu (product),
3. Harga yang kompetitif (price), dan
4. Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen:
1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
2. Biaya konsumen (cost to the customer),
3. Kenyamanan (convenience), dan
4. Komunikasi (comunication).
Bagi pengusaha Hotel yang serius mengembangkan bisnis Hotel, mereka menyadari bahwa aktivitas pemasaran dan promosi usaha Hotel harus dilakukan lewat berbagai cara untuk mencapai kesuksesan. Di halaman ini, kami akan memberikan 50 cara mempromosikan usaha Hotel agar usaha Hotel tersebut mencapai kesuksesan.
Paket Website Informatif
Namun sebelum kami menjelaskan lebih jauh, izinkan kami memberikan penjelasan sedikit tentang Strategi Pemasaran. Pemasaran (menurut Wikipedia) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):
1. Tempat yang strategis (place),
2. Produk yang bermutu (product),
3. Harga yang kompetitif (price), dan
4. Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen:
1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
2. Biaya konsumen (cost to the customer),
3. Kenyamanan (convenience), dan
4. Komunikasi (comunication).
Subscribe to:
Comments (Atom)